................................
Liputan00 | Admin : Sign in

Total Pageviews

Mengenal Anak Tuna Grahita

Friday, March 5, 2010


Mengenal Anak Tuna Grahita

A.     PENGERTIAN TUNA GRAHITA
Penyandang Tuna Grahita adalah seorang yang mempunyai kelainan mental, atau tingkah laku akibat kecerdasan tergangu, adakalanya cacat mental dan cacat fisik sehingga disebut cacat ganda. Istilah anak Tuna Grahita diambil dari kata Children With Devolopmental Impairment, dan Impairment diartikan sebagai penurunan kemampuan dalam segi kekuatan, nilai, kuwalitas, dan kuantitas. Jadi anak Tuna Grahita adalah anak yang mempunyai kekurangan atau keterbatasan dari segi mental intelektualnya dibawah rata-rata normal, sehingga mengalami kesulitan dalam tugas-tugas akademik, komunikasi, sosial, dan untuk itu memerlukan layanan pendidikan khusus.

B.     KLASIFIKASI ANAK TUNA GRAHITA
Pengelompokan anak Tuna Grahita berdasarkan berat ringannya ketunaan dikelompokkan menjadi:
1.  Tuna Grahita ringan (Debil) ciri –cirinya:
·        Kondisi fisiknya tidak berbeda anak normal lainnya
·        Mempunyai IQ anatara kisaran 50 s/d 70
·        Termasuk kelompok mampu didik artinya bisa didik (diajarkan membaca, menulis, dan berhitung)
·        Anak Tuna Grahita ringan bisa menyelesaikan pendidikan setingkat kelas 4 SD umumnya        
2.  Tuna Grahita sedang (Imbesil) ciri –cirinya:
·        Termasuk kelompok mampu latih
·        Tampang/kondisi fisiknya sudah dapat dilihat tetapi ada sebagian anak Tuna Grahita ini mempunyai fisik normal
·        Mempunyai IQ antara kisaran 30 s/d 50
·        Biasa menyelasaikan pendidikan setingkat kelas 2 SD umum
3.  Tuna Gahita berat (Idiot) ciri –cirinya:
·        Sangat rendah intelegensinya sehingga tidak mampu menerima pendidikan secara akedemis
·        Termasuk kelompok mampu rawat
·        IQ mereka rata-rata 30 kebawah
·        Dalam kegiatan sehari-hari mereka membutuhkan bantuan orang lain 
Selengkapnya >>>>KLIK DOWNLOAD DISINI<<<<
Link 2

VITAMIN C TERHADAP KERJA ENZIM

Sunday, February 28, 2010


Vitamin C adalah nutrien dan vitamin yang larut dalam air dan penting untuk kehidupan serta untuk menjaga kesehatan. Vitamin ini juga dikenal dengan nama kimia dari bentuk utamanya yaitu asam askorbat. Vitamin c termasuk golongan antioksidan karena sangat mudah teroksidasi oleh panas, cahaya, dan logam, oleh karena itu penggunaaan vitamin C sebagai antioksidan semakin sering dijumpai.

Vitamin C perlu untuk menjaga struktur kolagen, sejenis protein yang menghubungkan semua jaringan serabut, kulit, urat, tulang rawan, dan jaringan lain di tubuh manusia. Struktur kolagen yang baik dapat menyembuhkan luka, patah tulang, memar, perdarahan kecil dan luka ringan.
Vitamin C juga berperan penting dalam membantu penyerapan zat besi dan mempertajam kesadaran. Sebagai antioksidan ia mampu menetralkan radikal bebas di seluruh tubuh. Melalui pengaruh pencahar, ia dapat meningkatkan pembuangan faeses atau kotoran. Tak heran bila berlebihan, vitamin ini dapat mengakibatkan diare. Untuk pencegahan kurangi konsumsinya, atau ganti dengan natriumaskorbat.
Vitamin C juga mampu menangkal nitrit penyebab kanker. Penelitian di Institut Teknologi Massachusetts menemukan, pembentukan nitrosamin (hasil akhir pencernaan bahan makanan yang mengandung nitrit) dalam tubuh sejumlah mahasiswa yang diberi vitamin C berkurang sampai 81%.
Sedangkan asam askorbat mudah dioksidasi menjadi asam dehidroaskorbat. Dengan demikian maka vitamin C juga berperan dalam menghambat reaksi oksidasi yang berlebihan dalam tubuh dengan cara bertindak sebagai antioksidan. Vitamin C terkandung dalam sayuran berwarna hijau dan buah-buahan.
Tidak semua orang sadar dan mau mengonsumsi makanan sehat seimbang. Padahal, kebiasaan itu secara tidak langsung menjamin pasokan zat gizi, mineral, dan vitamin dalam tubuh secara memadai. Vitamin c banyak dapat kita temui dikehidupan kita sehari hari, seperti sayuran dan buah-buahan banyak mengandung vit C. Kondisi itu kemudian memunculkan berbagai pilihan. Bagi mereka yang kurang mendapat asupan vitamin melalui makanan alami, muncul berbagai produk suplemen sebagai jawabannya. Tetapi juga banyak orang memiliki kesulitan mengkonsumsi suplemen vit C dengan cara oral (diminum), seperti penderita penyakit lambung. Maka muncul alternative lain untuk dapat mengkonsumsi suplemen vit C. Salah satu pilihan itu tersaji dalam bentuk injeksi atau suntikan vitamin.
Vitamin c memiliki pengaruh terhadap kerja enzim. Kedua zat ini tergolong antioksidan yang diperlukan oleh tubuh. Zat antioksidan dapat disediakan oleh tubuh kita, dan adapula yang harus diperoleh dari luar tubuh berupa makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Enzim-enzim tertentu dalam tubuh misalnya superoxide dismutase, glutathione peroxidase dan katalase dapat mengantisipasi radikal bebas. Bila enzim-enzim ini tidak cukup diproduksi oleh tubuh,
Enzim adalah satu atau beberapa gugus polipeptida (protein) yang berfungsi sebagai katalis (senyawa yang mempercepat proses reaksi tanpa habis bereaksi) dalam suatu reaksi kimia. Enzim bekerja dengan cara menempel pada permukaan molekul zat-zat yang bereaksi dan dengan demikian mempercepat proses reaksi. Percepatan terjadi karena enzim menurunkan energi pengaktifan yang dengan sendirinya akan mempermudah terjadinya reaksi.
>>>>SELENGKAPNYA<<<<

Berita Popular

Categories

Powered By

BLOGGER

Traffic

Friends